Tips & Tricks

Jenis-jenis Kain Denim

lg-27-2-480x250

Para pecinta Jeans pasti sudah pada tau apa itu denim. Denim adalah bahan dasar pembuatan jeans. Denim termasuk sejenis  kain kanvas dan termasuk katun namun kasar yang pada mulanya hanya digunakan untuk busana pekerja tambang. Dahulu kain tersebut terbuat dari katun putih pada jalur lusi (warp) dan benang katun yang telah dicelup dalam warna biru untuk pakan (weft). Kain Serge de Nimes inilah yang menjadi asal kata denim. Terdapat beberapa jenis denim, yaitu:

1. Dry Denim atau Raw Denim

Raw Denim adalah bahan dasar jeans yang melewatkan satu proses pencucian akhir atau post-treatment. Proses pencucian akhir yang dilewatkan oleh Raw Denim ini menyebabkan tekstur Raw Denim sangat berbeda dengan denim biasa. Raw Denim lebih kaku, keras, tebal dan memiliki warna yang lebih gelap.

2. Prewash Denim

Kain ini lebih lentur dibandingkan dengan kain dry denim. Jenis kain ini memiliki efek washing (pudar) di bagian tertentu sesuai dengan desain yang dibuat dengan mesin-mesin dan bahan kimia.

3. Black Coated Denim

Kain yang di dalamnya mengandung bahan acrylic, dan jika terkena gesekan akan menimbulkan efek mengkilap pada kain

4. Selvedge Denim

Kata selvedge berasal dari kata “self-edge” yang berarti membentuk tepu/ujung sendiri. Pembuatan kain denim selvedge ini menggunakan mesin shuttle loom yang lawas. Selvedge denim ini dibuat untuk mengatasi buruknya denim biasa, yang tepi kainnya terurai berantakan dan tidak rapih. Jenis kain ini didesain lebih lembut dan ringan, hasil tenunan lebih rapat dan lebih berat sehingga hasil jahitan menjadi rapi.